SECTION

FACEBOOK DOOOOOWWWNNN!!!

FACEBOOK DOOOOOWWWNNN!!!

And thus a contract was formed.

How sweet contract.

(Source: kitsune23star)

이해가 안 돼요 한국인. :v :v :v

(ignore that random. well yes.. this is pretty random. quite unproductive lately :v )

ps : and yes! I still do not understand koreaaaaan TT_TT

SECTION - Reversive

First attempt to get into Trance and some Progressives, after listening some artists like @lentorek_sound and several composers from @dreamscaperecords. I feel confident about it, though I know it isn’t the best one, yet.

Reversive will be the first song for the next album : “Termination Section”

Thanks for listening!

(np : download button is enabled)


anumbrellafortwo:

There is only suffering.

(I swear my storytelling is flawless.)

d’awwww >_<

SECTION - Reversive

First attempt to get into Trance and some Progressives, after listening some artists like Lentorek and several composers from Trance Union/Dreamscape Records. I feel confident about it, though I know it isn’t the best one, yet.


Thanks for listening!


Yes, I remaster this one, because the old one is quite.. unbalanced in sound.

恭喜! 秦岭 (Gong Xi! Qin Ling) is a song that tributed for Chinese’s New Year weeks ago. Hope there still be bliss everywhere :D

Earlier, it was known as K-SECTION Systems, but I have changed some parts a lot, while KSys still provide his best instruments.

In reality, it was getting harder when I meet some obstacles when collab with KSys due style jetlag and compatibility. But we both knew that things are still possible to do, to touch the sky, and Reach for the Higher Skies :D

Song name : Reach for the Higher Skies
BPM : 128 (Constant)
Genre : I prefer this called EDM
Synth & Chord Pattern : KSys
Effects, Percussions, Mix and Rich Variation : SECTION

Thanks for listening~

SECTION - Statical Improvement

Originally, It wasn’t like this. But because of incapability of myself, and how poor I am to learn something, my experiment to make a dubstep leads to a fail, makes this like a song fiasco.

Any critics and suggestions are HUGELY welcome. I need that. Really. XD

(why 2nd? where’s the 1st? well.. I prefer not to raise the 1st mix XD artblock + incapability = extreme horrid sound)

Tantangan Membangun Mobile Web Apps - Resolution/Density

image

Mobile Web Apps, sesuai dengan namanya, adalah sebuah aplikasi yang menggabungkan platform “Web" dengan lingkungan Mobile. Artinya terdapat sebuah aplikasi yang menggunakan engine/system tertentu, yang dapat diakses melalui web browser dan memasukkan URL (alamat halaman) dari aplikasi tersebut, sedikit cukup berbeda ketimbang native mobile apps yang perlu memasang file binary nya ke sistem dan kemudian dijalankan melalui Launcher masing-masing.

Mobile Web Apps tentu memiliki segudang keuntungan, mengingat menggabungkan konsep fleksibilitas “Web” dengan mobilitas “Mobile”, sehingga Mobile Web Apps bisa menjadi salah satu pilihan bagi user maupun developer untuk target aplikasi yang membutuhkan tingkat “roaming” yang tinggi. 

Sayangnya, dibalik kemudahan penggunaan Mobile Web Apps, tersimpan beberapa kesulitan yang harus didera oleh pengembang aplikasi berbasis web ini. Disini akan dibahas salah satu kendala yang cukup umum dirasakan dan sudah mendarah daging bagi pengembang Mobile Apps, khususnya Web, yaitu : Resolution dan Density.

image

Sebelum mengetahui apa masalah yang terjadi disebabkan oleh Resolution dan Density.

Resolution - Resolusi, merupakan dimensi layar sebuah screen secara digital dengan satuan pixel. Ditulis dalam bentuk “Width x Height” (contoh 1366x768, 848x480, 480x320 dst.). Semisal pada resolusi 480x320 artinya pada satu layar tersebut memiliki panjang 480 pixel memanjang dan 320 pixel melebar. Pada Resolution, terdapat pula istilah Screen Ratio, yaitu nilai perbandingan antar panjang dengan lebar. Rasio layar umumnya adalah 4:3 (Letterbox), 3:2 (Normal), 16:9 (Widescreen), 16:10 (Widescreen 10), 22:9 (Dual-screen). Semakin tinggi resolusi berarti semakin luas wilayah yang bisa digambar oleh layar secara digital.

image

Density - Densitas, merupakan hubungan langsung antara dimensi layar secara fisik dengan digital. Densitas artinya kerapatan, yang berarti kerapatan sebuah pixel terhadap dimensi fisik sebuah layar. Satuan umumnya adalah dpi (dot per inch) atau ppi (pixel per inch). Semisal sebuah layar dinyatakan memiliki density 160 dpi, artinya setiap satu inch dari layar mengandung 160 pixels secara digital. Ukuran dpi pada umumnya adalah 72dpi (Normal), 120dpi (LDPI), 160dpi (MDPI), 240dpi (HDPI), 270dpi (xHDPI), 320dpi (xxHDPI). Dalam ukuran screen yang sama, meningkatkan resolusi sama dengan mempertajam tingkat densitas layar.

image

Setelah mengetahui istilahnya, sekarang dapat dijelaskan apa masalah yang terjadi pada Mobile Web Apps Development yang berhubungan dengan Resolusi dan Densitas.

image

Karena Resolusi dan Densitas merupakan nilai-nilai yang ada pada screen, maka masalah yang akan ditimbulkan dari nilai tersebut adalah sebuah display atau tampilan (UI) dari Mobile Web Apps. UI dari sebuah aplikasi mobile web sangat bergantung pada aset image yang akan membentuk HUD dan gambar-gambar ikonik lainnya. Ketika resolusi dari suatu layar berubah, maka tatanan gambar-gambar dari aplikasi yang dibuat akan ikut berubah. Sebagai contoh, kita mendesain sebuah mobile web app dengan menaruh company logo berukuran 800x200 di bagian head aplikasi, dan dites pada device dengan resolusi 1024x600. Ketika dibuka di gadget dengan resolusi 480x800, maka yang terjadi adalah logo tersebut akan terpotong dan hanya tampil sepotong.

Lain halnya lagi semisal kita mendesain sebuah mobile web app dengan button yang berada di tengah-tengah layar berukuran 320x240. Ketika dibuka di device yang resolusinya 1280x720, button tersebut malah berada di pojok kiri atas, bukan di tengah.

Hal ini terjadi karena pembuatan desain UI menggunakan satuan absolut, yaitu secara eksplisit menulis angka konstan pada posisi sebuah objek. Mengingat Mobile Web Apps merupakan turunan langsung dari Web, maka seharusnya dapat dimanfaatkan satuan-satuan relatif yang dipakai di Web untuk menentukan ukuran dari posisi atau besaran sebuah objek (biasanya dalam satuan persen [%] ).

Di web, metode ini dikenal sebagai Responsive UI/Layout. Dimana UI dari aplikasi harus langsung bisa menyesuaikan tatanan letak dari aplikasi tepat ketika aplikasi itu di-load.

image

Masalah satu lagi terjadi ketika seorang developer yang sudah membuat layout yang fleksibel dengan berbagai resolusi, namun terbentur oleh densitas. Sebenarnya hal ini sudah jarang terjadi karena browser terkini langsung menyesuaikan scaling dari web apps sehingga tata letak sebisa mungkin tidak akan rusak. Namun ketika berbicara tentang mobile web apps, HTML tag yang digunakan adalah WAP, dan biasanya dimensi mobile web apps akan ditarik menyesuaikan resolusi tanpa melihat densitas.

Contohnya adalah terdapat developer yang membuat UI untuk resolusi 1024x768. Ketika diuji di gadget dengan ukuran 5”, ukuran dan scalingnya pas. Namun ketika diuji di tablet 1024x768 dengan ukuran layar 11,6”, icon-icon menjadi besar-besar dan teks-teks menggelembung. Ini disebabkan oleh densitas yang menurun dan UI sebelumnya hanya teruji untuk layar dengan densitas tinggi. Masalah menjadi lebih serius apabila bekerja sebaliknya, pas pada ukuran Tablet, namun malah menjadi sangat kecil-kecil di gadget.

image

Solusinya adalah tetap Responsive Design, namun juga harus mempersiapkan aset-aset dengan densitas yang berbeda-beda. Dimisalkan untuk densitas hdpi, diperlukan ikon dengan resolusi 64x64, dan untuk densitas ldpi diperlukan ikon dengan resolusi 24x24 agar ukuran secara fisiknya tetap terjaga.

Tablet. Chocolate?
#toughDecision

Tablet. Chocolate?

#toughDecision